Ukhuwah-Mei
Tadi hari, di bawah teriknya
mentari yang menyinari alam Subang, seperti pekan-pekan sebelumnya kami duduk
melingkar di bawah deru kipas angin yang gerakannya mampu membuat keringat-keringat
yang mengucur menguap seketika. Sepekan lamanya kami tidak berjumpa, kangen
rasanya. Alhamdulillah Allah kembali memberi kami kesempatan di tengah
kesibukan yang tiada tara (sedikit hiperbola sih, karena tentu tak sesibuk Rasululullah semasa hidupnya dulu). Ya,
ini lingkaran yang selalu saya rindukan bulatannya, lingkaran di mana saya akan
mendapat banyak tetes kesejukan di tengah tandusnya gurun futur yang kadang
menyerang.
